Serasa dihujani mata pisau. Ketika seseorang menjawabmu dengan ucapan ketus padahal kau bicara dengannya baik-baik. Mood pun hancur, benci pun muncul bersama gerutu di hati. Pertanyaan pun muncul. Apa sih salahku? Ketika dalam keadaan seperti ini, pikiran-pikiran negatif mengambang di pikiran bersama gerutu di hati yang bersautan. "Iya sih tau kamu itu lebih dari aku". "Iya tau kamu eksis, aku bukan siapa-siapa disini". Ya.... seringkali itulah yang muncul. Begitupun aku pada hari ini.
Kalau dalam bahasa Jawa, namanya "wes kagol", ya pasti bakalan susah untuk biasa lagi sama orang yang udah gituin kita. Rasanya udah males. Males diketusin seperti dulu. Yah buat apa bicara sama orang yang ketusin kita. Toh, orang yang nggak bicara ketus sama kita banyak. Tinggalkanlah sesuatu yang nggak bikin kita seneng. So, buat apa ngurusin orang yang jahat sama kita.
Buat yang sukanya bicara ketus, tunggu aja hingga nggak ada lagi yang mau ngobrol sama kamu. Aku cuma mau mengatakan padamu : TAK AKAN BICARA LAGI DENGANMU!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar