Sore tadi, sebelumnya aku begitu semangat mengikuti sebuah forum. Ya, seperti biasa aku memang selalu bahagia berada di dalam forum tersebut. Meskipun akhir-akhir ini aku merasa sedikit tidak nyaman karena seseorang, sebut saja Nap. Dulu aku begitu dekat dengannya namun lama kelamaan sifat aslinya membuatku kurang nyaman.
Aku tiba tepat waktu dan disana baru hadir Aro dan Ira. Lalu yang lain pun berdatangan. Awalnya, aku masih dalam kondisi hati yang baik karena si Jangkung dapat membawa suasana begitu hangat, semua sama semua didengarkan dan semua mendapat proporsi bicara yang sama. Sungguh menawan komunikasi interpersonal nya. Tak heran jika dia kerap menjadi pemimpin.
Gerimis tiba-tiba mengusik pembicaraan kami di taman. Kita pun dipaksa untuk pindah. Di saat itu pula, Nap datang. Tiada yang menggangguku hingga saat aku memberi masukan untuk kelancaran suatu program yang ditanggung jawabi olehnya. Namun, seperti biasa dia membuatku kesal dan tidak nyaman, dia tak terlalu menanggapi masukanku dan seakan mengabaikannya. Seketika mood-ku melonjak turun bak roller coaster.
Atmosfer yang menyelimuti diriku begitu buruk hingga aku ingin cepat-cepat keluar dari forum itu. Sudah malas rasanya mendengarkan Nap yang terlalu banyak bicara dan membuat orang lain tidak memiliki kesempatan bicara lagi.
Yah, aku berada di dalam Bad Atmosphere. Aku hanya bisa diam. Menunggu si Jangkung mengakhiri forum tersebut. Hingga Nap menanyaiku apa yang terjadi pada diriku. Sekali lagi, aku hanya bisa diam dan menutupi apa yang sebenarnya terjadi agar tak menimbulkan masalah karena aku bukan orang yang pandai menyampaikan sesuatu.
When you on a bad atmosphere......
Diam adalah solusi terbaik agar kamu nggak bermasalah dengan orang-orang sekitarmu. Namun, kamu harus kuat dalam menahan amarahmu. Jika kamu memiliki cukup keberanian untuk mengingatkan atau membicarakannya pada orang yang menurutmu membuatmu tidak nyaman, bicarakanlah hal tersebut ketika kamu ada di dalam good atmosphere. Karena bicara dengan amarah hanya akan menciptakan masalah.